Filosofi Logo TimUR – Dina Andriani

Hello TimUR...^^
TimUR merupakan singkatan dari Tim Untung Rahardja. Dimana TimUR ini memiliki banyak generasi yang telah dilahirkan oleh Untung Rahardja sebagai pemimpin kerajaan TimUR.

Filosofi Daun
Daun???

Jadilah seperti daun, walau tak seindah bunga tapi ia tetap mempunyai peran yang lebih utama dari bunga.

Daun adalah organ terpenting bagi tumbuhan untuk melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat, ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia. Kita tahu bahwa proses fotosintesis sendiri berlangsung didalam daun. Dimana dibutuhkannya CO2 dan klorofil dengan bantuan sinar matahari maka menghasilkan O2 yang dibutuhkan bagi kehidupan makhluk lainnya. Seperti hewan dan juga manusia.

Belajar hidup dari filosofi daun. Karena daun tahu bahwa ia bertugas memberi kehidupan untuk pohonan. Maka ia menjalankan tugasnya sebagai daun dengan tidak menuntut menjadi akar, karena ia sadar akan kodratnya sebagai daun.

Daun tahu suatu saat ia pasti akan rontok, ia jatuh ke tanah. Karena itu ia pun tidak membenci ketika angin menjatuhkannya. Atau pun marah ketika ulat-ulat menggerogoti dirinya. Ia adalah contoh sifat pasrah atas kodratnya. Penyerahan hidup atas segala kepemilikannya. Yang tertuju baginya ialah manfaat yang mampu ia berikan kepada lainnya.

Pada saat ia jatuh berguguran ia tetap memandang tunas-tunas yang tumbuh menggantikannya. Tugasnya memberi kehidupan kepada pohon tidak pernah purna meski ia telah jatuh dari dahannya.

Ketika daun telah jatuh ke tanah dirinya tetap bisa bermanfaat bagi kehidupan lainnya. Ia menjadi makanan cacing, menjadi humus yang memberikan mineral-mineral lain bagi kehidupan sang pohon. Mengapa kita tidak belajar kepada daun yang tetap bermanfaat bagi kehidupan kendati ia telah rontok ke tanah???

Inti dari filosofi daun adalah Jadilah orang yang bermanfaat buat sesama manusia dan alam sekitar tanpa perlu mengharapkan apa pun ... !!! 

DAUN: adalah simbol komponen yang hidup dan tumbuh. Bermakna mendorong untuk tetap tumbuh, hidup dan berkembang dengan semangat dan energi yang tetap segar.

Filosofi Warna
  1. Merah : Merah adalah warna pemberi energi, melambangkan semangat dan tindakan. Karena membangkitkan energi, merah akan meningkatkan emosi dan memotivasi kita untuk mengambil tindakan.
  2. Hijau : Dari sisi psikologi menggambarkan dalam diri seseorang melambangkan adanya satu keinginan yang kuat, ketabahan dalam menghadapi persoalan hidup, memiliki kepribadian yang keras serta lambang keberkuasaan. Dan bisa bermakna kehidupan, kesegaran serta pembaharuan.
  3. Kuning : Secara umum, warna terang seperti halnya kuning, memberikan kesan ceria, bahagia, energik, dan rasa optimis. Adapun penggunaan warna kuning pada ruangan dipercaya mampu merangsang aktivitas pikiran dan mental, bahkan berdampak pada meningkatnya kemampuan analisis seseorang. Warna kuning ini lebih bijaksana, cerdas (akademis), kreatif, serta piawai dalam menciptakan ide dan berinovasi.

~~ Terimakasih ~~

 

Posted in

2 Responses

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.